Bertanam cabai di dalam polybag/pot
Cabai adalah buah yang berwarna merah dan bercitarasa pedas. Di Indonesia, cabai telah seperti menjadi makanan pokok, bila tak ada lauk asal ada sambal (cabai) makan pun terasa enak. Namun cabai di Indonesia semakin lama semakin mahal, dan membuat masyarakat menjadi sedih. Tapi, tahukah anda kalau kita semua dapat menanam cabai sendiri? Berikut pembahasannya.
Check this out!
Yang kalian butuhkan
Langkah pertama : penyiapan media tanam
Mulailah dengan mengisi polybag atau pot dengan tanah, dan diamkan tanah tersebut kurang lebih 1 minggu guna mematikan organisme di dalam tanah.
Pilihlah lahan datar untuk menaruh pot atau polybag tadi. Bila kalian tidak memiliki lahan, kalian bisa menggantungnya di teras rumah kalian
Usahakan tempat kalian menaruh pot atau polybag terkena sinar matahari yang cukup.
Langkah kedua : penyemaian atau pimbibitan
Langkah ketiga : perawatan jangka panjang
Merawat tanaman dengan menyiraminya dengan air saja tidak cukup, terkadang tanaman akan mati tanpa di duga duga berikut tipsnya.
Siram lah tanaman pada pagi atau siang hari dengan air hujan, jangan gunakan air PDAM karena mengandung tawas. Gunakan dosis air yang kecil saja misal satu tanaman hanya di beri air sebanyak 1 mangkuk kecil saja setiap hari. Bila tanaman layu, tambahkan dodis airnya.
Bila tanaman mati segera ganti dengan tunas baru, ituloh tunas yang disemai tadi ada sisanya kan? Dan rawat dengan lebih teliti lihat masalahnya dan jangan sampai terulang lagi.
Penggunaan pupuk kimia tidak di anjurkan karena akan berbahaya bagi kesehatan kita, gunakanlah pupuk alami saja, seperti pupuk kandang dan pupuk kompos.
Tunas akan tumbuh sampai kurang lebih 50 cm, jadi buatlah tanaman mu serapi mungkin. Akan ada tunas baru yang muncul di setiap pangkal daun, cabut tunas itu dan sisakan daunya, hentikan penyabutan setelah tumbuhan bercabang 2.
Kurang lebih satu bulan, tumbuhan kita tadi akan mulai berbuah. Tapi jangan senang dulu, ada hama, gulma dan penyakit yang akan menyerang tumbuhan kalian. Bila itu hama, segera musnahkan (tidak dianjurkan memakai pestidida). Bila itu gulma, cabut dan buang. Bila itu penyakit,kasih paracetamol beri pupuk atau air yang cukup atau cabut daun atau buah yang terjangkit.
Yap, kurang lebih begitulah caranya. Yang penting sabar, ntar tumbuh kok. Sekian ilmu dari kami, Thanks
Check this out!
Yang kalian butuhkan
- Pot atau polybag
- Bibit / buah cabai
- Tanah dan air
Langkah pertama : penyiapan media tanam
Mulailah dengan mengisi polybag atau pot dengan tanah, dan diamkan tanah tersebut kurang lebih 1 minggu guna mematikan organisme di dalam tanah.
Pilihlah lahan datar untuk menaruh pot atau polybag tadi. Bila kalian tidak memiliki lahan, kalian bisa menggantungnya di teras rumah kalian
Usahakan tempat kalian menaruh pot atau polybag terkena sinar matahari yang cukup.
Langkah kedua : penyemaian atau pimbibitan
- Bila menggunakan bibit : Semai bibit di tempat lain (bukan di dalam polybag) dan tunggu sampai tunasnya berdaun dua. Bila sudah tumbuh, pindahkan tunas ke dalam polybag atau pot secara hati hati. Ingat dalam satu polybag atau pot, hanya boleh satu tunas (bila wadah kecil) dan maksimal 2 (bila wadah besar)
- Bila menggunakan buah cabai : Masukan 1 saja buah cabai kedalam plastik lontong itu loh dan ikat rapat, lalu jemur. Hindari terkena air guna mempercepat pengeringan. Bila sudah kering letakan (boleh juga di tanam) cabai yang telah kering tadi di dalam polybag atau pot.
Langkah ketiga : perawatan jangka panjang
Merawat tanaman dengan menyiraminya dengan air saja tidak cukup, terkadang tanaman akan mati tanpa di duga duga berikut tipsnya.
Siram lah tanaman pada pagi atau siang hari dengan air hujan, jangan gunakan air PDAM karena mengandung tawas. Gunakan dosis air yang kecil saja misal satu tanaman hanya di beri air sebanyak 1 mangkuk kecil saja setiap hari. Bila tanaman layu, tambahkan dodis airnya.
Bila tanaman mati segera ganti dengan tunas baru, ituloh tunas yang disemai tadi ada sisanya kan? Dan rawat dengan lebih teliti lihat masalahnya dan jangan sampai terulang lagi.
Penggunaan pupuk kimia tidak di anjurkan karena akan berbahaya bagi kesehatan kita, gunakanlah pupuk alami saja, seperti pupuk kandang dan pupuk kompos.
Tunas akan tumbuh sampai kurang lebih 50 cm, jadi buatlah tanaman mu serapi mungkin. Akan ada tunas baru yang muncul di setiap pangkal daun, cabut tunas itu dan sisakan daunya, hentikan penyabutan setelah tumbuhan bercabang 2.
Kurang lebih satu bulan, tumbuhan kita tadi akan mulai berbuah. Tapi jangan senang dulu, ada hama, gulma dan penyakit yang akan menyerang tumbuhan kalian. Bila itu hama, segera musnahkan (tidak dianjurkan memakai pestidida). Bila itu gulma, cabut dan buang. Bila itu penyakit,
Yap, kurang lebih begitulah caranya. Yang penting sabar, ntar tumbuh kok. Sekian ilmu dari kami, Thanks

Leave a Comment